Dapat Tawaran Pinjaman Tunai Bunga Rendah? Cek 5 Hal Ini

gambar unggulan

unnamed 19

Kalo lagi butuh atau kepepet, terus dapat iklan tawaran pinjaman tunai bunga rendah, udah pasti bakal susah nahan godaan. Ditambah, kanal digital untuk iklan sekarang udah makin banyak. Ada media sosial kayak Facebook, iklan di Google, messenger, sampai tawaran via SMS atau telemarketing.

Sayangnya, media-media ini masih sering dimanfaatkan banyak oknum atau fintech ilegal untuk menggaet konsumen. Kalo lagi kepepet dan nggak teliti, banyak orang bisa terjebak pinjam uang di fintech yang salah dan ujung-ujungnya menjerat. Belum lagi tawaran promo atau bahkan iming-iming cair cepat dan bebas biaya ini itu. 

Jangan sampai kamu jadi salah satu korbannya, ya. Jika menemui tawaran pinjaman tunai bunga rendah, selalu luangkan waktumu untuk mengecek 5 hal ini agar nggak terjebak. 

 

Kredibilitas dan terdaftar atau tidaknya nama pinjaman di OJK

Fintech yang legal dan kredibel, biasanya sudah nggak lagi menggunakan SMS sebagai media komunikasi atau penawaran jasa. Rata-rata tawaran pinjaman yang masuk lewat SMS cenderung nggak punya identitas atau nama perusahaan yang jelas. Tapi, kebanyakan juga langsung memberikan informasi nomor WhatsApp yang bisa dihubungi. Jika menemui hal seperti ini, sebaiknya kamu lebih waspada ya. Sebab, besar kemungkinan hal tersebut adalah scam atau bentuk penawaran dari pinjaman ilegal. 

Sebuah fintech yang legal nggak akan ragu untuk menyebutkan nama brand maupun perusahaannya secara langsung. Selain itu, kamu juga akan dengan mudah menemukan nama perusahaannya di dalam daftar rilis fintech resmi yang sudah terdaftar di OJK di situs OJK langsung.

 

Situs dan aplikasi resminya apakah tersedia dan bisa diakses lewat browser

Yang kedua, fintech yang terpercaya umumnya juga memiliki situs resmi dengan awalan URL HTTPS atau aplikasi resmi yang bisa diunduh via Google Play Store dan App Store. Beda dengan fintech ilegal yang biasanya sulit untuk menemukan aplikasi, situs, dan cara daftar yang harus dilakukan lewat perorangan. Dalam kondisi tersebut, sebaiknya jangan ragu lagi untuk menolak dan mencari alternatif fintech lainnya yang lebih aman. 

 

Informasi suku bunga dan biaya lainnya

Bukan sekadar website atau aplikasi aja, dalam website dan aplikasi tersebut juga perlu tercantum informasi terkait perusahaan dan detail layanan pinjaman yang ditawarkan. Seperti KrediFazz misalnya, yang menampilkan informasi terkait jenis pinjaman yang tersedia, cara daftar, cara pengajuan pinjaman, data yang perlu diunggah, info suku bunga, tenor, biaya denda hingga keterlambatan secara transparan dalam website dan aplikasinya. 

Dengan adanya informasi yang jelas, sebagai pengguna kita juga jadi nggak was-was ketika menggunakan layanan pinjamannya. Beda halnya dengan fintech yang minim informasi, apalagi terkait suku bunga. Bukan nggak mungkin kalau sewaktu-waktu suku bunga yang awalnya ditawarkan rendah, jadi bisa berubah dan jumlah pinjaman yang harus dibayar jadi bengkak dari perjanjian awal.

 

Alur pendaftaran dan pengajuan pinjaman

Alur pendaftaran dan pengajuan yang jelas juga bisa menjadi cerminan kredibel atau tidaknya sebuah aplikasi fintech. Idealnya, sebuah aplikasi fintech memiliki alur pendaftaran otomatis via website atau aplikasi, tanpa melibatkan perorangan. Apalagi kalau sampai memberikan data-data pribadi kita ke orang yang tidak dikenal. Jangan percaya iming-iming pencairan cepat dengan cara memberikan datamu untuk pinjaman ke orang atau institusi yang tidak jelas izinnya, ya. 

 

Alamat kantor dan CS yang bisa dihubungi

Yang nggak kalah pentingnya untuk dicek adalah alamat kantor dan juga nomor CS resmi yang bisa dihubungi. Karena, jika ada masalah dengan proses pinjaman dan sistemnya, CS adalah pihak pertama yang perlu kamu hubungi untuk menyelesaikan permasalahan. Sebuah fintech yang kredibel akan memiliki alamat kantor yang dicantumkan dengan jelas (bukan fiktif), serta berbagai kanal untuk menghubungi CS seperti email, telepon, atau media sosial resmi. 

Meski dalam keadaan mendesak dan butuh pinjaman, sebaiknya tetap luangkan waktu untuk mengecek 5 hal penting di atas ya. Dengan begitu, meski pakai jasa aplikasi pinjaman tunai, data-datamu akan tetap terlindungi dan terhindar dari fintech ilegal.